Inilah Tanda Awal Kehamilan yang Wajib Diketahui

Mendengar berita kehamilan dari pasangan merupakan kebahagiaan yang sangat ditunggu-tunggu. Akan tetapi, tanda awal kehamilan banyak tidak disadari oleh sebagian besar wanita, terutama bagi Anda yang baru saja menjalani hubungan rumah tangga.

Tanda-tanda kehamilan mirip dengan gejala menjelang menstruasi, seperti rasa tidak nyaman pada payudara dan kram pada perut, sehingga Anda sebagai wanita tidak menyadari bahwa sudah memasuki awal masa kehamilan.

Sangat penting untuk Anda mengetahui masa awal kehamilan ini, karena harus sesegera mungkin menghentikan kebiasaan buruk, seperti mengkonsumsi makanan cepat saji dan minuman bersoda demi menjaga kesehatan tubuh dan janin dalam kandungan.

Ada beberapa tanda yang harus Anda perhatikan untuk mengetahui bahwa sudah memasuki masa awal kehamilan selain menggunakan alat tes kehamilan, antara lain seperti perubahan bentuk fisik dan suasana hati.

Berikut tanda-tanda awal kehamilan yang wajib Anda ketahui!

1.   Kram pada perut dan pendarahan ringan

Penyebab rasa kram pada perut dan pendarahan ringan terjadi karena perkembangan sel telur yang berhasil dibuahi akan menjadi calon janin, lalu terjadilah proses penempelan janin pada dinding rahim. Proses penempelan ini bisa mengakibatkan beberapa pembuluh darah pada dinding rahim menjadi rusak dan mengakibatkan pendarahan ringan atau flek.

Pendarahan ringan atau flek tanda kehamilan akan terjadi antara 6 sampai 12 hari setelah sel telur berhasil dibuahi. Pendarahan biasanya akan terlihat seperti darah menstruasi yang masih sedikit dengan bercak berwarna coklat atau pink.

Sedangkan untuk rasa kram pada perut akan terasa lebih ringan jika dibandingkan saat hendak memasuki awal menstruasi, jadi Anda harus memperhatikan tanda-tanda seperti ini.

2.   Menstruasi terlambat

Tanda berikutnya yang harus Anda perhatikan adalah terjadinya keterlambatan menstruasi. Keterlambatan menstruasi disebabkan karena tubuh memproduksi human chorionic gonadotropin (hCG), merupakan suatu hormon yang menjaga kehamilan, dimana hormon ini berfungsi menghentikan proses menstruasi setiap bulannya selama masa kehamilan berlangsung.

Biasanya keterlambatan menstruasi berlangsung selama 4 minggu setelah terjadinya pembuahan. Jadi bisa disimpulkan, jika terlambat menstruasi satu kali saja bisa menjadi tanda kehamilan, kecuali jika jadwal menstruasi Anda memang tidak teratur.

3.   Perubahan pada payudara

Perubahan ini ditandai dengan berubahnya area di sekitar puting menjadi lebih gelap lalu payudara akan menjadi bengkak, sakit dan terasa lebih berat. Masih sama seperti gejala saat memasuki awal menstruasi, namun kali ini akan terasa lebih sakit.

Perubahan tersebut dikarenakan aliran darah ke payudara menjadi lebih meningkat, mulai terbentuknya jaringan lemak baru dan mulai mengembangnya saluran susu, itu dikarenakan respon tubuh sudah siap menyusui sejak awal kehamilan.

4.   Merasa kelelahan dan mengantuk

Saat memasuki awal kehamilan, kadar hormon progesteron dalam tubuh akan meningkat, hormon inilah yang menyebabkan rasa lelah dan mengantuk terjadi, meskipun Anda beraktivitas seperti biasanya.

Selain meningkatnya kadar hormon progesteron pada tubuh, banyaknya energi yang tubuh Anda gunakan untuk mempersiapkan kehamilan, seperti memproduksi sel darah lebih banyak dari biasanya. Hal ini biasanya bisa Anda rasakan pada 1 minggu setelah terjadinya pembuahan.

5.   Merasakan mual

Tanda awal kehamilan yang satu ini mungkin sudah Anda ketahui. Morning sickness atau mual mual biasanya akan terasa saat di pagi hari, namun tidak jarang juga akan terasa di waktu lain, seperti siang dan malam hari. Gejala mual akan mulai Anda rasakan saat memasuki usia kehamilan 4 sampai 6 minggu, lalu akan berakhir pada usia kehamilan memasuki trimester kedua, yaitu minggu ke-13 atau ke-14.

Tanda awal kehamilan di atas bisa saja berbeda untuk setiap wanita, oleh karena itu, jika Anda mulai merasakan tanda-tanda di atas sesegera mungkin melakukan tes kehamilan untuk memastikan bahwa Anda hamil atau tidak. 

Previous
Next Post »